Affair ataw selingkuh menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kedua, 1991; memiliki pengertian tidak berterus terang; tidak jujur; suka menyembunyikan sesuatu untuk kepentingan sendiri; curang; serong. Dan jika dipandang dari kaca mata zaman dahulu affair berarti perselingkuhan body to body. Artinya dua orang yang bertemu dan saling menyukai (atau mungkin saling mencintai) padahal mereka sudah sama-sama tahu, kalau mereka tidak boleh dan tidak pantas untuk saling mencintai karena mereka telah melanggar komitmennya.
Jika affair itu dilakukan oleh dua orang lajang yang telah berstatus pacar orang, mungkin masih bisa dipahami sebagai "proses pencarian yang terbaik". Walaupun saat dua orang memutuskan untuk pacaran, mereka sebenarnya punya komitmen untuk saling menjaga hubungan.
Apa yang dilakukan oleh orang yang melakukan affair?? Zaman dahulu, affair itu bisa dimulai dengan telpon-telponan, sms-an, ngobrol di cafe atau restauran, nonton film, atau mungkin hanya sekedar jalan-jalan, lalu akhirnya yang paling parah adalah sampai kepada hubungan badan.
Kenapa selalu adalah kata zaman dulu?? Yah, karena sekarang ada sebuah affair yang sebenarnya masih dipertanyakan, apakah affair macam ini bisa disebut affair......
Bagaimana jika kita mendapati pasangan kita sayang-sayangan dengan seorang lawan jenis melalui inbox sebuah jejaring sosial?
Awalnya berkenalan dengan seorang lawan jenis itu di jejaring sosial, kemudian curhat-curhatan, chatting-chattingan, lalu kemudian ketagihan. Akhirnya dia menjadikan si lawan jenis tersebut sebagai pacar dunia maya nya.
Apa dasar dari hubungan perselingkuhan antara dua orang yang tidak saling mengenal di dunia nyata itu?? Cinta kah?? Bisakah cinta dibangun tanpa pernah saling melihat secara fisik?? Bisakah cinta dibangun hanya dengan melihat foto dan mendengarkan cerita-cerita dari orang itu?? Atau sex kah?? Oke tentunya bukan karena sex, karena orang itu tidak pernah ia jumpai. Orang itu hanya seseorang "yang entah siapa", yang bisa siapa saja.
Menurut saya penyebab yang paling mungkin adalah karena "jenuh". Kejenuhan dapat membuat otak kiri bergerak untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak terprediksi oleh otak kanan. Dera kejenuhan akan aktifitas dan rutinitas yang sama setiap harinya tentu saja membuat lelah dan akhirnya membuat seseorang mencari pelarian. Pelarian yang tidak biasa.
Awalnya cuma melihat-lihat profile. Lalu kemudian secara kebetulan (kebetulan yang sebenarnya ditunggu), bertemu dalam sebuah chatting. Berkenalan dan cerita kiri kanan tentang kehidupan masing-masing. Lalu sampai pada tahap curhat-curhatan, menjadikan "dirinya yang entah siapa” itu menjadi orang kepercayaan untuk mendengar segala cerita dan keluh kesah. Lalu kemudian berpikir, betapa nyamannya mengobrol dengan laki-laki atau perempuan "yang entah siapa" itu. Lalu kemudian, mengobrol dengannya menjadi sebuah candu. Membuat kangen. Membuat rindu. Affair dunia maya mulai lah sudah.
Pada dasarnya setiap manusia mempunyai sisi nakal dalam diri masing-masing. Berbuat nakal dalam hal apa pun. Ada orang yang bisa mengubur sisi nakal tersebut dalam-dalam. Ada yang membiarkannya terbuka dan mengintip sedikit. Bahkan malah ada yang membukanya lebar-lebar. Lalu termasuk “nakal” yang manakah para pelaku cyber affair ini?? Mereka bisa dikategorikan dalam seseorang yang sisi nakalnya terbuka dan mengintip sedikit. Kenapa?? Karena biasanya seorang pelaku cyber affair ini tidak mau meningkatkan hubungannya menjadi hubungan yang nyata. Dia hanya ingin berlari dari rutinitas harian nya saja, atau singkatnya “iseng”. Tapi keisengan ini tentu saja memicu sisi nakal untuk semakin keluar lebar-lebar, karena semakin hari pasti akan semakin meningkat keinginan untuk mengubah hubungan mereka dari maya menjadi nyata.
Ini semua tentang godaan. Jika kita mampu meningkatkan kualitas hubungan kita dengan pasangan kita, otomatis akan meminimalisir godaan yang datang. Semakin sering kata “aku capek sama kamu” itu kita lontarkan, maka rasa capek dan jenuh itu akan makin terasa. Semakin kita menina bobo kan kejenuhan itu, maka kejenuhan itu akan semakin tidur tenang dalam hati. Jadi biarkan hati memiliki tempat nyamannya sendiri. Terimalah apa yang terjadi hari ini sebagai sebuah konsekuensi logis yang tak perlu sebuah pelarian jika memang terasa tidak sesuai dengan keinginan. Nikmati hari ini. Nikmati setiap cinta yang kau punya hari ini. Karena meratapinya setelah kau melakukan hal yang bodoh, hanya akan membuatmu menjadi orang yang menyesal dan terkucilkan oleh dirimu sendiri.
Anda tidak mau kan kehidupan nyata ini menjadi hitam hanya karena perbuatan abu-abu?
0 komentar:
Posting Komentar